BerandaArtikel › Keju untuk MPASI: Manfaat, Jenis, dan Rekomendasi Merk

Keju untuk MPASI: Manfaat, Jenis, dan Rekomendasi Merk

Bahan Makanan⏱ 10 menit baca

Keju bisa jadi sumber lemak dan kalsium untuk MPASI. Panduan usia mulai, jenis keju aman, dan rekomendasi merk.

Keju untuk MPASI: Manfaat, Jenis, dan Rekomendasi Merk

"Boleh tidak ya pakai keju untuk MPASI?" "Keju mana yang cocok untuk anak saya?"

Di masa MPASI yang tidak boleh banyak garam dan gula, gurih dan asin dari keju bisa menjadi penolong yang andal. Namun kandungan lemak dan garamnya juga membuat kita ragu.

Di halaman ini, mari kita rapikan perlahan: sejak kapan, seberapa banyak, dan dari jenis apa sebaiknya keju diperkenalkan — lengkap dengan resep yang bisa langsung dipakai.

Apa Peran Keju dalam MPASI?

Mendengar kata keju, mungkin terbayang "sumber gizi yang penuh kalsium". Tapi sebenarnya, peran utama keju dalam MPASI sedikit berbeda.

Kekuatan sesungguhnya dari keju adalah memberi rasa. Karena punya gurih dan asin, cukup ditambahkan sedikit saja saat rasa bahan aslinya terasa kurang, makanan pun jadi lebih mudah diterima. Di masa MPASI yang tidak bisa banyak bergantung pada garam dan gula, keju adalah bahan yang sangat membantu untuk memberi variasi rasa.

Tentu kalsium dan lemaknya juga didapat, tetapi lebih baik menganggapnya "pemeran pendukung yang membuat masakan enak" daripada "bahan untuk mengejar gizi" — dengan begitu, takaran yang pas pun jadi lebih mudah dirasakan.

⚠️ Perlu diingat, keju termasuk kelompok produk susu, dan bukan pengganti lauk protein seperti ikan, ayam, telur, atau tempe.

Sejak Kapan Keju Boleh Digunakan?

Singkatnya, patokan dasarnya adalah keju secara umum boleh mulai sekitar usia 9 bulan, dalam jumlah yang sangat sedikit.

Mengapa 9 bulan?

Karena pada usia ini kemampuan mengunyah dan fungsi pencernaannya sudah cukup berkembang, sehingga keju yang mengandung garam dan lemak pun mulai bisa diterima sedikit demi sedikit. Di usia 6–8 bulan saluran cernanya masih belum matang, jadi lebih aman bila keju diistirahatkan dulu.

Pengecualiannya adalah keju cottage yang rendah garam dan rendah lemak. Hanya jenis ini yang bisa dicoba sedikit demi sedikit sejak sekitar usia 7–8 bulan.

UsiaKeju yang bisa dipakaiPatokan jumlah & cara pakai
5–6 bulanPada dasarnya belum dipakaiMasa membiasakan diri dengan rasa asli bahan. Bila benar-benar ingin mencoba, cukup keju bubuk sangat sedikit (sekitar 1 g)
7–8 bulanKeju cottage (rendah garam, rendah lemak)Dicampur ke sayur atau buah, hingga sekitar 10 g
9–11 bulanKeju olahan (lembaran/parut), cream cheese, keju cottageSekitar 5 g setelah dipanaskan. Keju parut berlabel "untuk dimasak" wajib dipanaskan
1–1,5 tahunSelain di atas, jenisnya boleh diperluas bertahapSekitar 5–10 g. Perhatikan agar tidak menjadi terlalu keras

⚠️ Keju dengan aroma dan rasa yang kuat seperti blue cheese atau smoked cheese, serta keju bentuk bulat sekali suap (mudah menyumbat tenggorokan), sebaiknya masih dihindari pada masa ini.

3 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih

① Kandungan garamnya lebih tinggi dari yang dibayangkan

Karena rasa gurihnya kuat, kita jadi ingin memakainya banyak. Padahal keju juga mengandung cukup banyak garam. Keju olahan pada umumnya mengandung sekitar 2,8 g garam per 100 g — bila dihitung untuk 1 lembar keju slice (18–20 g), berarti sekitar 0,5 g garam.

Batas garam harian untuk bayi di bawah 1 tahun kira-kira 1,5 g. Dari keju saja angka ini bisa mendekat cukup jauh, jadi biasakan "sesekali, sedikit" — bukan "banyak di setiap kali makan". Bila masakan lain sudah punya rasa asin, kurangi lagi jumlah kejunya.

② Ingat bahwa kekerasannya berubah mengikuti suhu

Keju mengeras saat dingin. Meski mudah dimakan selagi hangat, bila disajikan dalam keadaan dingin ia bisa menyumbat tenggorokan. Khususnya keju bayi berbentuk bulat utuh, hingga sekitar usia 1,5 tahun sebaiknya dipipihkan dulu dengan telapak tangan sebelum diberikan.

③ Periksa keterangan pada kemasan

Keju parut berlabel "untuk dimasak" wajib dipanaskan sebelum dipakai. Dari sisi kebersihan, akan lebih tenang bila memastikan kejunya dibuat dari susu yang dipasteurisasi. Terkadang terdapat bahan tambahan seperti selulosa atau pengemulsi, tetapi jumlahnya jauh di bawah batas asupan yang ditetapkan, jadi tidak perlu terlalu khawatir.

Periksa juga label sertifikasi halal (BPOM Halal / MUI) pada kemasan saat membeli.

Jenis Keju yang Bisa Dibeli

Untuk menjawab pertanyaan "keju mana yang sebaiknya dibeli?", berikut pilihan yang mudah ditemukan, dibagi menjadi dua kelompok.

Keju sehari-hari yang mudah didapat (supermarket, Indomaret, Alfamart)

MerkCiri khas
Prochiz CheddarCheddar klasik. Ada bentuk balok dan bubuk, mudah diparut sedikit demi sedikit
Kraft CheddarBentuk balok. Gurihnya kuat, mudah dicampur ke bubur atau sayuran
Anchor Cheddar BlockMenggunakan susu dari Selandia Baru. Rasanya lembut dan tidak menyengat
Diamond CheddarDari Australia. Kandungan garamnya lebih rendah, teksturnya mudah diparut

Keju khusus untuk bayi dan anak (supermarket besar, toko online)

MerkCiri khas
The Laughing Cow (La Vache Qui Rit)Bentuk potongan segitiga yang bisa dioles. Creamy, garamnya rendah, kemasan satuan mudah dihabiskan
Kiri Cream CheeseCream cheese yang dibuat untuk anak. Lembut, enak langsung maupun dicampur masakan
Belcube Keju Kubus untuk BayiBentuk kubus dengan kandungan garam yang cukup rendah. Bisa mulai sedikit demi sedikit sekitar usia 1 tahun
Puck Cheese StickRasa asinnya lembut, mudah meleleh saat dipanaskan
Barefood Bumboo Keju BubukBentuk bubuk, mudah dicampur ke bubur atau pure. Ada produk yang mengklaim tanpa pengawet
Keju cottage (berbagai merk)Rendah garam dan lemak, salah satu dari sedikit keju yang bisa dipakai sejak 7–8 bulan. Namun banyak yang produk impor, harganya agak tinggi

Coba mulai dari keju klasik yang ada di rumah atau mudah dibeli dalam jumlah kecil, lalu sesuaikan dengan reaksi si Kecil dan kondisi anggaran sebelum mencoba keju khusus.

Resep MPASI dengan Keju (sejak 7–8 bulan)

Di tahap ini kejunya baru keju cottage. Pilih yang rendah garam dan rendah lemak, lalu pakai sedikit demi sedikit bersama bahan lain.

Ikan dan Kentang Kuah Keju

Bahan (1 porsi): ikan kakap putih (berat bersih tanpa duri dan kulit) 20 g / kentang 30 g / keju cottage 5 g / kaldu tanpa garam atau air panas 2 sdm

Cara membuat ① Buang duri dan kulit ikan sepenuhnya, kukus atau rebus hingga matang, lalu suwir halus ② Kupas kentang, potong kecil, rebus hingga empuk, lalu haluskan ③ Masukkan ① ② dan kaldu tanpa garam ke panci, hangatkan dengan api kecil sambil diaduk hingga halus ④ Matikan api, masukkan keju cottage, aduk hingga meleleh dengan sisa panasnya ⑤ Dinginkan hingga suhu tubuh sebelum diberikan

Ayam Cincang dan Labu Kuning Keju

Bahan (1 porsi): ayam cincang 15 g / labu kuning 30 g / tomat (tanpa kulit dan biji) 10 g / keju cottage 5 g

Cara membuat ① Kupas labu, buang bijinya, potong kecil, kukus hingga empuk ② Rebus ayam cincang dengan sedikit air hingga matang, lalu urai ③ Rendam tomat di air panas untuk mengupas kulitnya, buang bijinya, cincang halus ④ Masukkan ① ② ③ ke panci, masak sebentar dengan api kecil sambil melumat labu hingga menyatu ⑤ Matikan api, campurkan keju cottage, dinginkan hingga suhu tubuh

Resep MPASI dengan Keju (sejak 9–11 bulan)

Masa ketika keju olahan dan keju parut sudah bisa dipakai. Keju parut untuk dimasak wajib dipanaskan.

Perkedel Jagung Keju

Bahan (1 porsi): jagung manis (pipilan) 30 g / kentang (dikukus dan dihaluskan) 30 g / keju parut 5 g / minyak nabati secukupnya

Cara membuat ① Pipil jagung dari bonggolnya, cincang kasar ② Kukus kentang lalu haluskan ③ Campur ① ② dan keju parut hingga rata, bentuk bulat pipih ④ Panaskan sedikit minyak di wajan, panggang kedua sisi dengan api kecil hingga kecokelatan ⑤ Pastikan matang sampai ke dalam, dinginkan sebelum diberikan

Ikan dan Labu Kuning Panggang Keju

Bahan (1 porsi): ikan kakap atau gurame (berat bersih tanpa duri dan kulit) 25 g / labu kuning 30 g / keju parut (untuk dimasak) 5 g

Cara membuat ① Buang duri dan kulit ikan sepenuhnya, potong seukuran sekali suap ② Iris tipis labu kuning, kukus hingga empuk ③ Tata ikan dan labu di pinggan tahan panas, taburi keju parut ④ Beri sedikit air di wajan, letakkan pinggan di atasnya, tutup, dan kukus dengan api kecil sekitar 5 menit hingga keju meleleh ⑤ Dinginkan, suwir seukuran yang mudah dimakan

Bubur Nasi Ayam Tomat Keju

Bahan (1 porsi): dada ayam fillet 15 g / buncis 2 batang / tomat 10 g / nasi lembek 50 g / keju parut 5 g

Cara membuat ① Buang urat ayam, rebus, lalu suwir halus ② Buang serat buncis, iris tipis, rebus hingga empuk ③ Kupas kulit tomat dengan air panas, buang bijinya, cincang halus ④ Masukkan nasi lembek dan ① ② ③ ke panci, tambahkan sedikit kaldu tanpa garam atau air panas, hangatkan dengan api kecil ⑤ Terakhir masukkan keju parut, aduk hingga meleleh dengan sisa panas, lalu dinginkan

Resep Keju untuk Makanan Balita

Setelah lulus MPASI pun, keju tetap menjadi bahan andalan untuk makanan balita.

Kroket Nasi Asparagus — sejak 2 tahun

Bahan (2 porsi dewasa + 1 anak): nasi 400 g / keju olahan 10 potong / asparagus 3 batang / saus tomat 2,5 sdm / tepung terigu dan air masing-masing 3 sdm / tepung roti / minyak nabati

Cara membuat ① Potong keju dadu 5 mm, rebus asparagus lalu bagi 3. Campur nasi dengan saus tomat, bagi menjadi 10 bagian ② Masukkan keju dan asparagus ke dalam nasi, bentuk lonjong ③ Balur dengan adonan tepung terigu dan air, lalu tepung roti, goreng hingga kecokelatan

⚠️ Keju mengeras setelah dipanaskan, jadi dinginkan dengan baik sebelum diberikan.

Salad Kedelai dan Keju — sejak 3 tahun

Bahan: buncis 3 batang / kedelai kukus 30 g / keju olahan (potong dadu) 1 sdm / mayones 1 sdm / kecap manis ½ sdt

Cara membuat ① Buang serat buncis, potong 1 cm, rebus hingga empuk lalu dinginkan ② Campur kedelai, keju, dan buncis, aduk dengan mayones dan kecap manis

Tips Menggunakannya

Cara Menyimpan

Keju parut bisa dibekukan, tetapi untuk rumah dengan freezer berukuran kecil, bagi menjadi porsi kecil dan habiskan dalam sekitar 1 minggu adalah takaran yang pas. Simpan pipih di kantong bersih agar mudah diambil sesuai kebutuhan.

⚠️ Masakan yang sudah dicampur keju mudah rusak, jadi pada dasarnya habiskan di hari yang sama.

Ringkasan

---

📖 MPASI 9–11 Bulan: Tekstur Cincang & Menu Lengkap 📖 Cara Memperkenalkan Makanan Baru pada Bayi 📖 Tekstur Makanan Bayi Sesuai Umur

Referensi

  1. UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik IDAI. Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2018.
  2. Kementerian Kesehatan RI. Buku Resep Makanan Lokal untuk Bayi, Balita, dan Ibu Hamil; 2023.
  3. WHO. Guideline for Complementary Feeding of Infants and Young Children 6–23 Months of Age. Geneva: WHO; 2023.

Baca di Nikomogu →

Resep yang Cocok

Artikel Terkait