Keju untuk MPASI: Manfaat, Jenis, dan Rekomendasi Merk
Keju bisa jadi sumber lemak dan kalsium untuk MPASI. Panduan usia mulai, jenis keju aman, dan rekomendasi merk.

"Boleh tidak ya pakai keju untuk MPASI?" "Keju mana yang cocok untuk anak saya?"
Di masa MPASI yang tidak boleh banyak garam dan gula, gurih dan asin dari keju bisa menjadi penolong yang andal. Namun kandungan lemak dan garamnya juga membuat kita ragu.
Di halaman ini, mari kita rapikan perlahan: sejak kapan, seberapa banyak, dan dari jenis apa sebaiknya keju diperkenalkan — lengkap dengan resep yang bisa langsung dipakai.
Apa Peran Keju dalam MPASI?
Mendengar kata keju, mungkin terbayang "sumber gizi yang penuh kalsium". Tapi sebenarnya, peran utama keju dalam MPASI sedikit berbeda.
Kekuatan sesungguhnya dari keju adalah memberi rasa. Karena punya gurih dan asin, cukup ditambahkan sedikit saja saat rasa bahan aslinya terasa kurang, makanan pun jadi lebih mudah diterima. Di masa MPASI yang tidak bisa banyak bergantung pada garam dan gula, keju adalah bahan yang sangat membantu untuk memberi variasi rasa.
Tentu kalsium dan lemaknya juga didapat, tetapi lebih baik menganggapnya "pemeran pendukung yang membuat masakan enak" daripada "bahan untuk mengejar gizi" — dengan begitu, takaran yang pas pun jadi lebih mudah dirasakan.
⚠️ Perlu diingat, keju termasuk kelompok produk susu, dan bukan pengganti lauk protein seperti ikan, ayam, telur, atau tempe.
Sejak Kapan Keju Boleh Digunakan?
Singkatnya, patokan dasarnya adalah keju secara umum boleh mulai sekitar usia 9 bulan, dalam jumlah yang sangat sedikit.
Mengapa 9 bulan?
Karena pada usia ini kemampuan mengunyah dan fungsi pencernaannya sudah cukup berkembang, sehingga keju yang mengandung garam dan lemak pun mulai bisa diterima sedikit demi sedikit. Di usia 6–8 bulan saluran cernanya masih belum matang, jadi lebih aman bila keju diistirahatkan dulu.
Pengecualiannya adalah keju cottage yang rendah garam dan rendah lemak. Hanya jenis ini yang bisa dicoba sedikit demi sedikit sejak sekitar usia 7–8 bulan.
| Usia | Keju yang bisa dipakai | Patokan jumlah & cara pakai |
|---|---|---|
| 5–6 bulan | Pada dasarnya belum dipakai | Masa membiasakan diri dengan rasa asli bahan. Bila benar-benar ingin mencoba, cukup keju bubuk sangat sedikit (sekitar 1 g) |
| 7–8 bulan | Keju cottage (rendah garam, rendah lemak) | Dicampur ke sayur atau buah, hingga sekitar 10 g |
| 9–11 bulan | Keju olahan (lembaran/parut), cream cheese, keju cottage | Sekitar 5 g setelah dipanaskan. Keju parut berlabel "untuk dimasak" wajib dipanaskan |
| 1–1,5 tahun | Selain di atas, jenisnya boleh diperluas bertahap | Sekitar 5–10 g. Perhatikan agar tidak menjadi terlalu keras |
⚠️ Keju dengan aroma dan rasa yang kuat seperti blue cheese atau smoked cheese, serta keju bentuk bulat sekali suap (mudah menyumbat tenggorokan), sebaiknya masih dihindari pada masa ini.
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih
① Kandungan garamnya lebih tinggi dari yang dibayangkan
Karena rasa gurihnya kuat, kita jadi ingin memakainya banyak. Padahal keju juga mengandung cukup banyak garam. Keju olahan pada umumnya mengandung sekitar 2,8 g garam per 100 g — bila dihitung untuk 1 lembar keju slice (18–20 g), berarti sekitar 0,5 g garam.
Batas garam harian untuk bayi di bawah 1 tahun kira-kira 1,5 g. Dari keju saja angka ini bisa mendekat cukup jauh, jadi biasakan "sesekali, sedikit" — bukan "banyak di setiap kali makan". Bila masakan lain sudah punya rasa asin, kurangi lagi jumlah kejunya.
② Ingat bahwa kekerasannya berubah mengikuti suhu
Keju mengeras saat dingin. Meski mudah dimakan selagi hangat, bila disajikan dalam keadaan dingin ia bisa menyumbat tenggorokan. Khususnya keju bayi berbentuk bulat utuh, hingga sekitar usia 1,5 tahun sebaiknya dipipihkan dulu dengan telapak tangan sebelum diberikan.
③ Periksa keterangan pada kemasan
Keju parut berlabel "untuk dimasak" wajib dipanaskan sebelum dipakai. Dari sisi kebersihan, akan lebih tenang bila memastikan kejunya dibuat dari susu yang dipasteurisasi. Terkadang terdapat bahan tambahan seperti selulosa atau pengemulsi, tetapi jumlahnya jauh di bawah batas asupan yang ditetapkan, jadi tidak perlu terlalu khawatir.
Periksa juga label sertifikasi halal (BPOM Halal / MUI) pada kemasan saat membeli.
Jenis Keju yang Bisa Dibeli
Untuk menjawab pertanyaan "keju mana yang sebaiknya dibeli?", berikut pilihan yang mudah ditemukan, dibagi menjadi dua kelompok.
Keju sehari-hari yang mudah didapat (supermarket, Indomaret, Alfamart)
| Merk | Ciri khas |
|---|---|
| Prochiz Cheddar | Cheddar klasik. Ada bentuk balok dan bubuk, mudah diparut sedikit demi sedikit |
| Kraft Cheddar | Bentuk balok. Gurihnya kuat, mudah dicampur ke bubur atau sayuran |
| Anchor Cheddar Block | Menggunakan susu dari Selandia Baru. Rasanya lembut dan tidak menyengat |
| Diamond Cheddar | Dari Australia. Kandungan garamnya lebih rendah, teksturnya mudah diparut |
Keju khusus untuk bayi dan anak (supermarket besar, toko online)
| Merk | Ciri khas |
|---|---|
| The Laughing Cow (La Vache Qui Rit) | Bentuk potongan segitiga yang bisa dioles. Creamy, garamnya rendah, kemasan satuan mudah dihabiskan |
| Kiri Cream Cheese | Cream cheese yang dibuat untuk anak. Lembut, enak langsung maupun dicampur masakan |
| Belcube Keju Kubus untuk Bayi | Bentuk kubus dengan kandungan garam yang cukup rendah. Bisa mulai sedikit demi sedikit sekitar usia 1 tahun |
| Puck Cheese Stick | Rasa asinnya lembut, mudah meleleh saat dipanaskan |
| Barefood Bumboo Keju Bubuk | Bentuk bubuk, mudah dicampur ke bubur atau pure. Ada produk yang mengklaim tanpa pengawet |
| Keju cottage (berbagai merk) | Rendah garam dan lemak, salah satu dari sedikit keju yang bisa dipakai sejak 7–8 bulan. Namun banyak yang produk impor, harganya agak tinggi |
Coba mulai dari keju klasik yang ada di rumah atau mudah dibeli dalam jumlah kecil, lalu sesuaikan dengan reaksi si Kecil dan kondisi anggaran sebelum mencoba keju khusus.
Resep MPASI dengan Keju (sejak 7–8 bulan)
Di tahap ini kejunya baru keju cottage. Pilih yang rendah garam dan rendah lemak, lalu pakai sedikit demi sedikit bersama bahan lain.
Ikan dan Kentang Kuah Keju
Bahan (1 porsi): ikan kakap putih (berat bersih tanpa duri dan kulit) 20 g / kentang 30 g / keju cottage 5 g / kaldu tanpa garam atau air panas 2 sdm
Cara membuat ① Buang duri dan kulit ikan sepenuhnya, kukus atau rebus hingga matang, lalu suwir halus ② Kupas kentang, potong kecil, rebus hingga empuk, lalu haluskan ③ Masukkan ① ② dan kaldu tanpa garam ke panci, hangatkan dengan api kecil sambil diaduk hingga halus ④ Matikan api, masukkan keju cottage, aduk hingga meleleh dengan sisa panasnya ⑤ Dinginkan hingga suhu tubuh sebelum diberikan
Ayam Cincang dan Labu Kuning Keju
Bahan (1 porsi): ayam cincang 15 g / labu kuning 30 g / tomat (tanpa kulit dan biji) 10 g / keju cottage 5 g
Cara membuat ① Kupas labu, buang bijinya, potong kecil, kukus hingga empuk ② Rebus ayam cincang dengan sedikit air hingga matang, lalu urai ③ Rendam tomat di air panas untuk mengupas kulitnya, buang bijinya, cincang halus ④ Masukkan ① ② ③ ke panci, masak sebentar dengan api kecil sambil melumat labu hingga menyatu ⑤ Matikan api, campurkan keju cottage, dinginkan hingga suhu tubuh
Resep MPASI dengan Keju (sejak 9–11 bulan)
Masa ketika keju olahan dan keju parut sudah bisa dipakai. Keju parut untuk dimasak wajib dipanaskan.
Perkedel Jagung Keju
Bahan (1 porsi): jagung manis (pipilan) 30 g / kentang (dikukus dan dihaluskan) 30 g / keju parut 5 g / minyak nabati secukupnya
Cara membuat ① Pipil jagung dari bonggolnya, cincang kasar ② Kukus kentang lalu haluskan ③ Campur ① ② dan keju parut hingga rata, bentuk bulat pipih ④ Panaskan sedikit minyak di wajan, panggang kedua sisi dengan api kecil hingga kecokelatan ⑤ Pastikan matang sampai ke dalam, dinginkan sebelum diberikan
Ikan dan Labu Kuning Panggang Keju
Bahan (1 porsi): ikan kakap atau gurame (berat bersih tanpa duri dan kulit) 25 g / labu kuning 30 g / keju parut (untuk dimasak) 5 g
Cara membuat ① Buang duri dan kulit ikan sepenuhnya, potong seukuran sekali suap ② Iris tipis labu kuning, kukus hingga empuk ③ Tata ikan dan labu di pinggan tahan panas, taburi keju parut ④ Beri sedikit air di wajan, letakkan pinggan di atasnya, tutup, dan kukus dengan api kecil sekitar 5 menit hingga keju meleleh ⑤ Dinginkan, suwir seukuran yang mudah dimakan
Bubur Nasi Ayam Tomat Keju
Bahan (1 porsi): dada ayam fillet 15 g / buncis 2 batang / tomat 10 g / nasi lembek 50 g / keju parut 5 g
Cara membuat ① Buang urat ayam, rebus, lalu suwir halus ② Buang serat buncis, iris tipis, rebus hingga empuk ③ Kupas kulit tomat dengan air panas, buang bijinya, cincang halus ④ Masukkan nasi lembek dan ① ② ③ ke panci, tambahkan sedikit kaldu tanpa garam atau air panas, hangatkan dengan api kecil ⑤ Terakhir masukkan keju parut, aduk hingga meleleh dengan sisa panas, lalu dinginkan
Resep Keju untuk Makanan Balita
Setelah lulus MPASI pun, keju tetap menjadi bahan andalan untuk makanan balita.
Kroket Nasi Asparagus — sejak 2 tahun
Bahan (2 porsi dewasa + 1 anak): nasi 400 g / keju olahan 10 potong / asparagus 3 batang / saus tomat 2,5 sdm / tepung terigu dan air masing-masing 3 sdm / tepung roti / minyak nabati
Cara membuat ① Potong keju dadu 5 mm, rebus asparagus lalu bagi 3. Campur nasi dengan saus tomat, bagi menjadi 10 bagian ② Masukkan keju dan asparagus ke dalam nasi, bentuk lonjong ③ Balur dengan adonan tepung terigu dan air, lalu tepung roti, goreng hingga kecokelatan
⚠️ Keju mengeras setelah dipanaskan, jadi dinginkan dengan baik sebelum diberikan.
Salad Kedelai dan Keju — sejak 3 tahun
Bahan: buncis 3 batang / kedelai kukus 30 g / keju olahan (potong dadu) 1 sdm / mayones 1 sdm / kecap manis ½ sdt
Cara membuat ① Buang serat buncis, potong 1 cm, rebus hingga empuk lalu dinginkan ② Campur kedelai, keju, dan buncis, aduk dengan mayones dan kecap manis
Tips Menggunakannya
- Parut atau cincang halus — dicampur sedikit ke bubur atau pure sayuran, mudah dipakai sebagai penambah rasa
- Selalu panaskan (untuk keju parut) — yang berlabel "untuk dimasak" wajib dimasak lebih dulu
- Kurangi bumbu lain — keju sendiri sudah asin, jadi tambahan garam hampir selalu tidak diperlukan
- Gunakan panci atau wajan, bukan microwave — saat menghangatkan kembali, panaskan perlahan di panci atau dengan cara di-tim. Selesaikan tepat sebelum disajikan agar tidak mengeras karena dingin
Cara Menyimpan
Keju parut bisa dibekukan, tetapi untuk rumah dengan freezer berukuran kecil, bagi menjadi porsi kecil dan habiskan dalam sekitar 1 minggu adalah takaran yang pas. Simpan pipih di kantong bersih agar mudah diambil sesuai kebutuhan.
⚠️ Masakan yang sudah dicampur keju mudah rusak, jadi pada dasarnya habiskan di hari yang sama.
Ringkasan
- Keju bukan "pemeran utama" MPASI, melainkan pendukung yang menambah variasi rasa. Jangan terlalu mengandalkannya sebagai sumber gizi
- Dasarnya mulai usia 9 bulan dalam jumlah sedikit. Hanya keju cottage yang bisa dicoba sejak sekitar 7–8 bulan
- Periksa kandungan garam, kekerasan, bahan tambahan, dan kebersihannya — serta pastikan label halalnya
- Mulai dari keju klasik yang mudah dibeli, lalu coba merk khusus bayi setelah terbiasa
- Sudah tersedia resep yang memadukan bahan mudah didapat seperti ikan putih, labu kuning, jagung, dan ayam — coba dulu satu menu
---
📖 MPASI 9–11 Bulan: Tekstur Cincang & Menu Lengkap 📖 Cara Memperkenalkan Makanan Baru pada Bayi 📖 Tekstur Makanan Bayi Sesuai Umur
Referensi
- UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik IDAI. Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2018.
- Kementerian Kesehatan RI. Buku Resep Makanan Lokal untuk Bayi, Balita, dan Ibu Hamil; 2023.
- WHO. Guideline for Complementary Feeding of Infants and Young Children 6–23 Months of Age. Geneva: WHO; 2023.
Resep yang Cocok





