MPASI 1 Tahun–1,5 Tahun: Makan Bersama Keluarga
Di usia 1 tahun, si Kecil mulai bisa makan bersama keluarga! Panduan porsi, tekstur, camilan sehat, dan latihan makan mandiri.

"Tidak terasa, sekarang dia sudah bisa makan banyak hal."
Momen menyadari hal itu biasanya datang di sekitar usia 1 tahun. Perjalanan yang dimulai dari satu sendok teh bubur di usia 6 bulan, kini sudah sampai pada makan di meja yang sama dengan keluarga.
Ini masa peralihan yang penting — ketika "makan" perlahan berubah dari sekadar cara memenuhi gizi menjadi kebahagiaan berbagi waktu bersama keluarga. Nikmati saja prosesnya.
Panduan Makan di Tahap Ini
Untuk usia 12–23 bulan, panduannya kurang lebih seperti ini.
| Panduan | |
|---|---|
| Frekuensi makan | 3–4 kali + 1–2 camilan |
| Porsi sekali makan | ¾–1 cangkir (187–250 ml)<br>• Nasi 80 g (nasi lembek 90 g pada 3 bulan pertama)<br>• Sayur & buah 40–50 g<br>• Protein: tahu 50–55 g, atau ½–⅔ telur, atau produk susu 100 g, atau daging/ikan 15–20 g |
| Tekstur | Makanan keluarga (versi lebih lembut). Cincang atau rebus lebih lama bila perlu |
| Energi dari MPASI | Sekitar 550 kkal per hari |
Meski disebut "makanan keluarga", bukan berarti persis sama dengan porsi orang dewasa. Tingkat kekerasan, bumbu, dan ukuran potongannya masih perlu disesuaikan. Namun suasana "makan hal yang sama bersama-sama" itulah yang menumbuhkan semangat makan anak di usia ini.
Usahakan makan di jam yang sama dengan orang dewasa. Targetkan lebih dari 80% kebutuhan gizinya terpenuhi dari makanan. Bila susu sudah dihentikan, tambahkan 1–2 camilan berisi karbohidrat atau protein.

Patokan Kekerasan: "Seperti Bakso"
Tekstur di tahap ini kira-kira sekeras bakso yang bisa dilumat gusi — bisa digigit dengan gigi depan dan dihancurkan dengan gusi belakang.
Banyak anak yang gigi gerahamnya belum tumbuh, dan kekuatan mengunyahnya masih jauh di bawah orang dewasa. Kalau Mama merasa "kelihatannya lembut, tapi mungkin masih keras untuk dia", rebus saja sedikit lebih lama.
Cara paling praktis: sisihkan satu porsi untuk si Kecil sebelum masakan dibumbui.
Yang Berubah dan Tidak Berubah Setelah 1 Tahun
✓ Sudah boleh diberikan
- Madu — sebelum 1 tahun berisiko botulisme. Setelah 1 tahun boleh, mulai dari sedikit
- Susu sapi sebagai minuman — untuk memasak sudah boleh sejak MPASI, tapi sebagai minuman baru setelah 1 tahun
- Bumbu ringan — garam dan kecap dalam jumlah sangat sedikit sudah boleh. Tetap utamakan rasa yang ringan
✗ Masih perlu diwaspadai
- Makanan mentah (ikan mentah, telur mentah) — saluran cernanya belum matang
- Makanan keras (kacang utuh, permen keras, jelly cup, bakso utuh, anggur utuh) — berisiko tersedak
- Makanan berasa kuat dan pedas — membebani ginjal. Tetap ringan meski disisihkan dari masakan keluarga
- Jus — maksimal 120 ml per hari. Lebih baik berikan buah potong langsung
Biarkan Ia Puas Makan dengan Tangan
Inilah puncak masa makan dengan tangan. Berantakan memang merepotkan, tapi menggenggam makanan dan memasukkannya sendiri ke mulut adalah proses penting untuk menumbuhkan kemampuan makan mandiri.
Dengan menggigit menggunakan gigi depan, ia belajar sendiri seberapa besar satu suapan untuknya. Kalau ia memasukkan terlalu banyak lalu mengeluarkannya lagi, itu bagian dari proses belajar. Jangan dimarahi — cukup diawasi.
Bila ia mulai ingin memegang sendok atau garpu, berikan saja. Belum bisa memakainya dengan baik pun tidak masalah. Keinginannya yang penting.
"Hari Ini Dia Tidak Mau Makan Lagi" — Itu Wajar
Menjelang usia 1 tahun, banyak Mama dan Papa mengalami anak mulai pilih-pilih makanan, atau tiba-tiba menolak makanan yang kemarin masih dimakannya.
Ini justru tanda pertumbuhan — bukti bahwa kehendaknya sedang berkembang.
Saat ia tidak mau makan, jangan dipaksa. Coba berulang kali. Ada anak yang baru menerima bahan baru atau bahan yang tidak disukainya setelah 10–15 kali percobaan. Jangan buru-buru menyimpulkan "anak ini tidak suka sayur" — beri jeda, lalu sajikan lagi.
Coba juga lihat isi makanannya dalam rentang satu minggu. Sering kali ternyata sudah cukup seimbang. Daripada memikirkan hari ini ia tidak makan, lihatlah gambaran besar minggu ini.
Meja Makan Keluarga Adalah "Pendidikan Gizi" Terbaik
Anak di usia ini menumbuhkan minat pada makanan dengan meniru orang dewasa di sekitarnya.
Matikan TV, lalu duduk bersama di satu meja sambil berkata "enak ya" — hanya dengan itu, tumbuh perasaan bahwa makan adalah hal yang menyenangkan.
Hal yang membantu menata suasana makan:
- Matikan TV dan ponsel selama makan
- Gunakan kursi dengan pijakan kaki, atau yang tingginya membuat kakinya menapak
- Meski ia tidak makan, tetap akhiri dengan ucapan penutup yang sama setiap hari
Sampai Kapan ASI Diberikan?
Menyusui dianjurkan diteruskan setidaknya hingga usia 2 tahun. Jadi tetap menyusu setelah 1 tahun sama sekali bukan masalah.
Namun ini masa di mana porsi gizi dari makanan semakin bertambah dibanding dari ASI. Bila Mama merasa "dia tidak makan karena masih menyusu", coba tunda menyusu 30 menit hingga 1 jam sebelum waktu makan.
Menuju Tahap Berikutnya
Bila pola makan di tahap ini sudah stabil, MPASI mendekati tahap selesai. Patokannya bukan usia, melainkan tiga hal berikut: ① bisa menikmati makan bersama keluarga, ② bisa melumat makanan dengan gusi, ③ sebagian besar gizinya terpenuhi dari 3 kali makan dan camilan.
Tidak perlu terburu-buru. Ritme si Kecil adalah yang terbaik.
---
📖 MPASI 9–11 Bulan 📖 Tekstur Makanan Bayi Sesuai Umur 📖 Bayi Tidak Mau Makan (GTM): Penyebab dan Cara Mengatasinya 📖 Porsi Makan Bayi Berdasarkan Usia: Tabel Lengkap
Referensi
- UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik IDAI. Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2018.
- Kementerian Kesehatan RI. Buku Resep Makanan Lokal untuk Bayi, Balita, dan Ibu Hamil; 2023.
- WHO. Guideline for Complementary Feeding of Infants and Young Children 6–23 Months of Age. Geneva: WHO; 2023.
Resep yang Cocok





