BerandaArtikel › MPASI 7–8 Bulan: Tekstur, Menu, dan Jadwal Makan

MPASI 7–8 Bulan: Tekstur, Menu, dan Jadwal Makan

MPASI⏱ 3 menit baca

Si Kecil mulai bisa makan 2 kali sehari! Panduan tekstur lumat, variasi menu, dan jadwal makan bayi 7–8 bulan.

MPASI 7–8 Bulan: Tekstur, Menu, dan Jadwal Makan

"MPASI sudah dimulai sejak 6 bulan dan si Kecil mulai terbiasa. Begitu masuk 7 bulan, apa ada yang perlu diubah?"

Ya, ini saatnya naik satu tingkat. Tapi perubahannya tidak besar kok. Perlebar variasinya perlahan, mengikuti ritme si Kecil.

Usia 7–8 Bulan: Masa Belajar Melumat

Bila diamati dari perkembangan mulutnya, di usia ini bayi mulai bisa menggerakkan lidah ke kiri dan kanan untuk memindahkan makanan, lalu melumatnya dengan gusi.

Belum sempurna pun tidak masalah — ia masih dalam tahap berlatih. Perhatikan gerakan mulutnya sambil menyuapi perlahan.

Perubahan Frekuensi, Porsi, dan Tekstur

Usia 6–9 bulan umumnya masih dikelompokkan dalam satu tahap, dengan panduan sebagai berikut.

6 bulan7–8 bulan
Frekuensi makan1–2 kali2–3 kali + 1–2 camilan
Porsi sekali makan2–3 sendokhingga ½ cangkir (125 ml)<br>• Karbohidrat 50–80 g<br>• Sayur & buah 20–30 g<br>• Protein: ikan putih / ayam 10–15 g, atau tahu 30–40 g, atau 1 kuning telur / ⅓ telur utuh
TeksturPuree halusLumat (bisa dilumat dengan lidah)
Energi dari MPASI200 kkal/haritetap 200 kkal/hari

Naik ke 2 kali makan sebaiknya setelah 1 kali makan berjalan lancar selama kurang lebih sebulan. Tidak perlu terburu-buru — lihat kesiapan si Kecil.

Patokan Tekstur: "Selembut Tahu"

Tekstur untuk usia 7–8 bulan kira-kira selembut tahu — bisa dilumat ringan antara lidah dan langit-langit mulut.

Perluas Variasi Bahan

Bahan baru yang bisa dicoba

Bahan baru tetap diberikan satu jenis per hari dalam jumlah sedikit. Amati 2–3 hari sebelum lanjut ke bahan berikutnya.

Perhatikan asupan zat besi

Setelah usia 6 bulan, zat besi dari ASI saja mulai tidak mencukupi. Masukkan bayam, hati ayam (sedikit saja), kacang-kacangan, dan daging merah cincang ke dalam menu secara sadar.

Menyajikannya bersama sayuran tinggi vitamin C akan meningkatkan penyerapan zat besinya.

Waktu dan Jadwal untuk 2 Kali Makan

2

Begitu masuk ke 2 kali makan, perhatikan jam makannya. Satu kali di pagi hari dan satu kali di sore hari, kira-kira pada jam yang sama setiap harinya, akan membantu ritme perut si Kecil terbentuk.

Untuk makan kedua, mulailah dari porsi yang lebih kecil dari makan pertama, lalu tingkatkan perlahan hingga setara.

Setelah MPASI, ASI tetap boleh diberikan sebanyak yang si Kecil mau. Di tahap ini sekitar ⅓ kebutuhan gizinya sudah terpenuhi dari makanan, dan seiring bertambahnya porsi MPASI, kebutuhan ASI akan berkurang dengan sendirinya.

Keluhan yang Sering Muncul di Tahap Ini

"Tiba-tiba tidak mau makan" Penurunan minat makan sangat umum terjadi di masa ini. Jangan dipaksa. Coba ganti bahannya, atau kembalikan sejenak ke tekstur sebelumnya.

"Menolak kalau ada butirannya" Ada bayi yang masih lebih suka puree. Tidak perlu memaksakan tekstur naik — tambahkan butirannya sedikit demi sedikit.

---

📖 MPASI 9–11 Bulan: Tekstur Cincang & Menu Lengkap 📖 Tekstur Makanan Bayi Sesuai Umur 📖 Panduan MPASI 6 Bulan

Referensi

  1. UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik IDAI. Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2018.
  2. Kementerian Kesehatan RI. Buku Resep Makanan Lokal untuk Bayi, Balita, dan Ibu Hamil; 2023.
  3. WHO. Guideline for Complementary Feeding of Infants and Young Children 6–23 Months of Age. Geneva: WHO; 2023.

Baca di Nikomogu →

Resep yang Cocok

Artikel Terkait